Persiapan data dokumen akreditasi prodi

PPM STIE INDRAGIRI AKAN MULAI MELAKUKAN KOORDINASI PENGUMPULAN DATA UNTUK BAHAN AKREDITASI PROGRAM STUDI YANG AKAN HABIS MASA BERLAKU TAHUN 2020, UNTUK ITU KAMI MOHON KERJASAMA DARI SEMUA UNIT KERJA DENGAN MEMPERSIAPKAN DATA YANG DIBUTUHKAN SESUAI FORMAT TERLAMPIR. PENGUMPULAN DATA AKAN DIMULAI BULAN AGUSTUS S/D SEPTEMBER 2019. ATAS KOLABORASI KITA SEMUA KAMI SELAKU PPM MENGUCAPKAN TERIMA KASIH.

PPM STIE INDRAGIRI MENGIKUTI pELATIHAN AUDITOR MUTU INTERNAL DI UNIVERSITAS BAITURRAHMAH padang

Pusat Penjaminan Mutu (PPM) STIE Indragiri Rengat mengikuti pelatihan auditor mutu internal di Universitas Baiturrahmah Padang, acara ini diikuti oleh Hermanto.,SE.,MM selaku Sekretaris PPM, Hasanah Yaspita.,SE.,MM selaku Kabid Akreditasi dan Sabrina Utami.S.IP.,M.Si selaku Kabid Mutu. acara ini dilaksanakan pada tanggal 28 sd 29 Juni 2019 di Aula Universitas Baiturrahmah Padang. selaku narasumber pada acara ini adalah Dr.Ir Hisar Sirait,MA Rektor Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie serta Fasilitator wilayah. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan PPM STIE Indragiri dapat melakukan audit yang berkualitas dan berkelanjutan untuk menjaga kualitas mutu STIE Indragiri Rengat.

Pusat penjaminan mutu lakukan pemetaan dosen

Pusat Penjaminan Mutu (PPM) STIE Indragiri lakukan pemetaan dosen. Kepala Pusat Penjaminan Mutu Tomy Fitrio, SE.,MM menyampakan bahwa hal ini dilakukan agar setiap dosen dapat menjadi ahli atau memunculkan kepakaran di bidangnya dengan kesesuaian keahlian pendidikannya dan mata kuliah yang diajar. Disamping itu pemetaan ini dilakukan untuk melihat apakah STIE Indragiri kekurangan atau kelebihan dosen dalam suatu bidang tertentu sehingga tidak terjadi penumpukan dosen hanya pada salah satu bidang keahlian saja.

Ekpos hasil monev kinerja dosen semester ganjil 2017-2018

Pusat Penjaminan Mutu Sekolah TInggi Ilmu Ekonomi Indragiri melakukan ekpos hasil monev kinerja dosen STIE Indragiri Semester ganjil 2017-2018. adapun dosen terbaik versi prodi adalah: Gita Sari Gustika SE,. M.Si, Hasanah Yaspita SE,. MM, Sabrina Utami SIP, M.Si dan dosen terbaik versi mahasiswa adalah Roky Apriansyah SE,.MM, Khusnul FIkri, SE,. MM, Airine Yulianda SIP,. M.Si

Adapun indikator yang dinilai seperti kesesuaian RPS dan SAP dengan yang diajarkan kepada mahasiswa, ketepatan penyerahan nilai ujian, format soal ujian, jurnal perkuliahan dan lainnya.

Ketua STIE Indragiri pada kesempatan ini menyampaikan agar Pusa Penjaminan Mutu terus melalukan monev agar budaya mutu menjadi melekat pada seluruh civitas akademika STIE Indragiri. pada Kesempatan itu Ketua Pusat Penjaminan Mutu STIE Indragiri juga menyampaikan bahwa akan diadakan penilaian dosen berprestasi pada akhir tahun ini yaitu untuk semester ganjil dan genap 2017-2018

APS 4.0 lebih menekankan pada output dan outcome tridharma

Sosialisasi IAPS versi 4.0 ini diselenggarakan untuk memberikan informasi kepada perguruan tinggi tentang penggunaan instrumen terbaru. Penilaiannya menggunakan 9 kriteria serta memakai sistem SAPTO yang telah diberlakukan sejak pada tanggal 1 April tahun 2019 kemarin. Instrumen versi 4.0 ini berbeda dari instrumen sebelumnya yang menggunakan 7 Kriteria dengan sistem penilaian yang belum terintegrasi.

LLDIKTI Wilayah 10 bekerjasama dengan BAN-PT sosialisasikan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) versi 4.0 bagi perguruan tinggi di provinsi Riau. Lebih dari 147 dari 35 perguruan tinggi hadir sebagai peserta di Universitas Lancang Kuning Pekanbaru, Senin (29/4).

Kepala LLDIKTI Wilayah X Prof. Dr.Herri, MBA dalam sambutannya saat pembukaan mengatakan data akreditasi program studi di LLDIKTI Wilayah X sebanyak 250 prodi atau sekitar 30% dari 947 Prodi yang ada akan habis masa akreditasinya. Untuk itu, menurut Prof. Herri kegiatan ini sangat penting bagi program studi yang belum mempunyai akreditasi dan sedang melakukan akreditasi. Sekarang, luaran dan capaian Tridharma perguruan tinggi menjadi salah satu penilaian akreditasi Prodi.

Dijelaskan Prof. Herri akreditasi prodi dengan peringkat A jumlahnya tercatat 24 dari 947 prodi. Jumlah ini masih sangat kecil persentasenya. Kondisi ini mungkin disebabkan ketidakpahaman dalam mengisi boring, walaupun sebenarnya subtansi sudah bagus. Berbeda jika data perguruan tinggi di PDDIKTI tidak valid dan tidak update tentunya akan mempengaruhi penilaian akreditasi.

Hadir sebagai narasumber asesor Prof. Dr. Zulkifli Dahlan dari Universitas Sriwijaya dan Dr. Abdurahman Adisaputra M.Hum dari Univeristas Negeri Medan.

1 2